THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis


Nur Ashriawati Burhan | 21.18 |

Zaman sekarang sekolah-sekolah tampaknya lebih memilih untuk menggunakan spidol dan papan tulis putih (whiteboard) ketimbang kapur tulis yang berdebu. Tapi tahukah Anda bahwa kapur tulis lebih aman ketimbang spidol?

Kapur tulis sudah sangat jarang digunakan di sekolah-sekolah yang ada di perkotaan, meski masih banyak digunakan di sekolah yang ada di pedesaan karena harganya yang lebih murah. Kapur tulis sering dianggap kotor dan berdebu, juga dianggap dapat membahayakan kesehatan.

Namun pada dasarnya bahan dasar kapur tulis tidaklah beracun. Kapur tulis standar yang digunakan di kelas pada umumnya terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam, seperti dilansir Educationinsight, Jumat (18/2/2011).

Memang untuk beberapa orang yang menderita asma atau masalah pernapasan seperti batuk, debu dari kapur tulis bisa menjadi alergen atau pemicu kambuhnya penyakit, yang ditandai dengan gejala batuk, mengi, sesak dada dan sesak napas.

Hal ini karena partikel kapur tulis yang tergolong besar (sehingga masih terlihat beterbangan di ruangan) tersaring oleh filter pertama pada sistem pernapasan manusia, yaitu bulu hidung.

Partikel kapur tulis tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru namun tertahan oleh bulu hidung, sehingga untuk beberapa orang debu kapur tulis bisa menyebabkan reaksi bersin dan batuk.

Sedangkan spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia yang disebut xylene, yaitu bahan kimia yang menimbulkan aroma khas pada spidol dan juga banyak digunakan pada cat, thinner dan pernis.

Xylene adalah bahan kimia beracun yang ditemukan pada banyak barang-barang rumah tangga. Bahan kimia ini merupakan salah satu dari 30 bahan kimia yang diproduksi di Amerika Serikat.

Partikelnya yang kecil paling mungkin memasuki tubuh ketika dihirup. Menghirup racun dalam spidol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit.

Dari hasil studi yang dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry, efek jangka pendek dari xylene bisa mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek.

Sedangkan efek jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat.

Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan.

Untuk mengatasi bahaya tersebut, sebaiknya jangan gunakan spidol dengan jarak dekat atau dalam jangka waktu yang lama. Juga jangan dengan sengaja menghirup spidol dan batasi penggunaannya.

Ventilasi ruangan yang baik, segera mencuci tangan dan sering-sering bernapas dalam udara yang segar dapat mengurangi dampak dan bahaya dari debu kapur tulis dan juga partikel spidol.

Peninggalan Firaun di Museum Nasional Mesir Hilang Saat Chaos


Nur Ashriawati Burhan | 04.09 |

Demonstrasi besar-besaran di Mesir yang menimbulkan chaos berdampak juga pada Museum Nasional Mesir. Beberapa benda purbakala peninggalan Firaun, sebutan bagi raja-raja Mesir, hilang dijarah. Seperti dikutip dari situs blog Kepala Pengawasan Benda Purbakala Mesir Zahi Hawass

Nyalakan TV Saat Tidur Buat Ingatan Lebih Kuat


Nur Ashriawati Burhan | 03.44 |

Tidur dengan televisi atau radio menyala ternyata dapat membantu meningkatkan kemampuan mengingat Anda. Studi mengatakan bahwa bunyi-bunyian yang masuk ke dalam otak akan menguatkan memori ketika terbangun.

Dalam studi yang menghubungkan antara suara atau bunyi dengan ingatan, peneliti dari Northwestern University, Chicago menemukan bahwa suara yang masuk ke dalam tidur yang lelap akan menguatkan spatial memori atau ruang ingatan dalam otak.

Peneliti memberikan suatu tayangan pada suatu layar yang berisi 50 objek terhadap partisipan sebelum tertidur. Setelah partisipan tidur, peneliti memberikan beberapa jenis suara seperti suara kucing dan suara lainnya. Saat
suara itu diputar, partisipan tidak bisa mendengar karena berada dalam fase tidur lelap atau dalam.

Hasilnya, setelah partisipan terbangun, mereka bisa mengerjakan tes memori dengan sangat baik. Mereka bisa mengingat letak objek itu dalam layar dan menghafal lebih banyak objek daripada partisipan lain yang tidak diperdengarkan suara saat tidur.

"Studi ini membuktikan bahwa otak seseorang akan terus bekerja ketika tidur. Fase tidur lelap adalah fase yang sangat penting untuk mengingat sesuatu," ujar John Rudoy, seorang peneliti yang ikut dalam studi tersebut, seperti dilansir
Healthday.

"Ketika tidur, otak akan memproses apapun yang terjadi pada hari itu. Apa yang dia makan, siaran televisi yang dia tonton, orang-orang yang dia temui, semuanya muncul kembali ketika tidur," kata Ken Paller, profesor dan psikolog dari
Weinberg College of Arts and Sciences at Northwestern.

Tapi yang menentukan ingatan itu diaktifkan kembali atau tidak adalah kita sendiri. Kejadian yang paling berkesan dan terjadi beberapa jam sebelumnya adalah bagian yang paling mudah diputar kembali dalam tidur. Studi ini dipublikasikan dalam Journal Science dan dijadikan dasar untuk menjadi satu alternatif pengobatan bagi mereka yang punya masalah dalam ingatan.

"Kesimpulannya adalah memori akan diproses selama tidur. Meski kita masih belum mengerti sepenuhnya proses apa yang sebenarnya terjadi dalam otak yang membuat ingatan menguat saat ada bunyi-bunyian, namun yang pasti hal itu patut dicoba jika seseorang ingin memiliki ingatan kuat.

Mario Teguh


Nur Ashriawati Burhan | 00.18 |

Sebagian besar kebijakan hidup kita berasal dari penyesalan atas kesalahan,yg menjadikan kita hormat kepada Tuhan&tegas memilih kebaikan

 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.