THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

MANAJEMEN FT MENISCUS INJURY (MENISCUS TEAR)


Nur Ashriawati Burhan | 02.01 |



ANAMNESIS UMUM
            Nama              : Mr. X
            Umur               : 25 tahun
            JK                     : Laki-laki
            Agama             : Islam
Pekerjaan        : Atlet sepak bola
            Hobby              : Jogging
C ( Chieft of Complain)
KU : Nyeri pada lutut sebelah kanan
H (History Talking)
·         Sejak Kapan ? 1 mg yang lalu
·         Kenapa bisa terjadi? Bisakah anda menceritakan proses terjadinya? Saat itu saya bermain sepak bola, kemudian terjadi kesalahan posisi pada lutut saya ketika menangkap bola, kemudian saya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan permainan, sejak itu saya muali merasakan nyeri dilutut, dan ada  pembengkakan
·         Bagaimana posis jatuhnya? Terjatuh dengan posisi kaki sebelumnya memutar ke arah luar
·         Bagaimana sifat nyerinya? Menjalar atau lokal? Hanya di tempat itu saja
Gerakan apa yang dilakukan sehingga menambah nyeri? Dan sebaliknya? Ketika saya meluruskan kaki terasa nyeri . Saya menekuk sedikit kaki saya agar nyerinya berkurang
·         Apakah berani menggerakkan kaki anda sekarang? Tidak
·         Bagaimana kekuatan otot anda? Lemah
·         Bagamana rasa rabaan kulit di  kaki anda, khususnya di lutut? Kurang rasa pada bagian yang bengkak, selebihnya normal
·         Bagaimana keseimbangan lutut anda saat duduk ke berdiri? Kurang seimbang, karena terasa nyeri bila digerakkan
·         Apakah sudah ke dokter? Iya, setelah kecelakaan saya ke dokter, dan dokter mengatakan ada kerobekan pada meniskus medial, dan juga telah dilakukan operasi. Setalah itu  dokter menyarakna saya ke FT
·         Sudah berapa hari sejak operasi? Sudah 3 hari
·         Apakah di beri obat? Iya, obat anti nyeri
·         Apakah sudah di foto? Ya ( MRI)
·         Bagaimana perasaan saat terkena penyakit ini? Saya merasa stress karena tidak dapat melakuakn aktifitas seperti sebelumnya
·         Masih ada keluhan lain? Tidak ada
A ( Assymetric)
·         Inspeksi statis
Genu varus/valgus
Posisi patela
Warna kulit
Atrofi otot

·         Inspeksi dinamis
Gait cycle ( tidak normal)

·         Tes orientasi
o   Squat and bouncing ( nyeri)
o   Duduk ke berdiri (nyeri)
o   Menyentuh jari-jari kaki (nyeri di lutut)

·         Palpasi
Tendernes
Oedem
Suhu
Kontur kulit
Spasme
 
·         PFD
a.      Aktif :




b.      Pasif :





c.       TIMT :




R ( Restrictive)
·         Limitasi ROM
·         Gangguan ADL ( toileting, seks, dressing)
·         Gangguan pekerjaan dan rekreasi
T (Tissue Impairment)
Dari hasil pemeriksaan  CHAR, maka dapat diberi interpretasikomponen yang mengalami gangguan  :
·         Komponen muskulo tendinogen : m. Hamstring dan M. quadricep
·         Komponen osteoarthrogen: Knee Joint ( Meniscus medial )
·         Komponen neurogen : n. saphenous
·         Komponen psikogen: stress dan depresi
S ( Spessific test)
·         VAS
·         MMT
·         ROM
·         Gravity sign
·         Hiperekstensi
·         Tes laci sorong
·         Tes lachmann
·         Tes McMurray
·         Tes kompresi dan traksi appley (Kompressi +)
·         Ballotement dan fluctuation tes (-)
·         Tes KPR dan APR( - )
·         Tes Varus valgus (-)
·         Tes sensasi
·         MRI, X-Ray, Lab (penunjang)

teknik palpasi extremitas superior


Nur Ashriawati Burhan | 23.48 |


A.    OS CLAVICULA
Bagian yang dapat di palpasi pada os clavicula dan teknik palpasinya;
-        Pars Anterior clavikula
Palpasi dilakukan pada corpus scapula dari arah medial ke lateral atau dari sternum ke akromion.
-        Extremitas sternalis
Terletak di bagian yang dekat dengan sternum
-        Extremitas acromialis
Terletak padabagian yang dekat dengan akromion

B.     OS SCAPULA
Bagian yang dapat dipalpasi pada Os Scapula serta tekhnik palpasinya :
-        Angulus Inferior
Palpasi dengan meraba bagian paling bawah dari os scapula, berada di sisi medial sejajar dengan vertebra thoracal 7. Palpasi lebih mudah pada posisi tangan di belakang tubuh dengan shoulder endorotasi dan elbow fleksi.
-        Angulus Superior
Merupakan sudut dari Os scapula, terletak di bagian medial punggung, sejajar dengan vertebra thoracal 2. Palpasi lebih mudah pada posisi tangan di belakang tubuh dengan shoulder endorotasi dan elbow fleksi.
-        Margo Medial
Palpasi  pada posisi tangan di belakang tubuh dengan shoulder endorotasi dan elbow fleksi, margo medial terletak beberapa jari dari vertebra thoracal,terletak antara mangulus superior dan inferior.
-        Margo Lateral
Palpasi  pada posisi tangan di belakang tubuh dengan shoulder endorotasi dan elbow fleksi, margo lateral terletak sepanjang antara AC joint dan angulus inferior.
-        Acromion
Palpasi dengan meraba bagian yang paling meninjol di bagian bahu lateral.
-        Spina Scapula
Palpasi dari bagian AC joint ke arah medial bagian posterior bahu , terdapat bagian yang menonjol dan panjang.

C.     OS HUMERUS
Bagian yang dapat dipalpasi pada os humerus serta teknik palpasinya :
-        Tuberculum Majus
Terletak ujung proksimal os humerus tepat di bawah ujung lateral dari akromion, terdapat tonjolan yang agak besar.
-        Tuberculum Minus
Palpasi di daerah medial dari tuberculum majus, palpasi lebih mudah saat shoulder external rotasi.
-        Sulcus bicipitalis
Palpasi di daerah antara tuberkulum majus dan minus, terdapat sulcus bicipitalis berupa  lekukan
-        Epicondilus Medial
Palpasi pada posisi anatomi, dengan meraba di bagian distal dari os humerus, pada bagian medial dijumpai bagian yang paling menonjol, yaitu epicondylus medial.
-        Epicondilus Lateral
Palpasi pada posisi anatomi dengan meraba di bagian distal dari os humerus, pada bagian lateral  dijumpai bagian yang paling menonjol, yaitu epicondylus lateral.

D.    OS RADIUS
Bagian yang dapat dipalpasi pada os radius serta teknik palpasinya :
-        Caput Radii
Palpasi dengan meraba bagian distal dari epicondylus lateral humeri, terdapat bagian yang menonjol.palpasi lebih mudah dengan gerakan pronasi dan supinasi.
-        Margo Anterior
Palpasi di bagian lateral dari lengan bawah, terdapat bagian yang menonjol dan panjang.
-        Processus styloideus radius
Palpasi di bagian distal dari os radius, sebelum wrist joint di bagian lateral terdapat bagian yang menonjol.
-        Tuberculum dorsum
Palpasi di bagian distal os radius, pada bagian posteriolateral, berada di  didekat processus styloideus.

E.     OS ULNA
Bagian yang dapat dipalpasi pada Os Ulna
-        Caput Ulna
Palpasi di bagian distal os ulna, berada tepat di bagian medial-anterior sebelum wrist.
-        Olekranon
Palpasi pada bagian posterior dari elbow joint, olekranon merupakan bagian yang paling menonjol.
-        Processus styloideus Ulna
Pada posisi anatomi, palpasi di bagian distal dari os ulna tepatnya di bagian medial-posterior, terdapat  processus styloideus ulna yang sangat menonjol.

F.      OS CARPAL DAN HAND
Bagian yang dapat dipalpasi pada Ossa Carpal dan Fingers
-        Os Pisiforme
Palpasi pada bagian distal dari processus styloideus ulna. Pisiforme merupakan bagian yang sangat menonjol.
-        Os Scapoideum
Palpasi pada sisi radial dari area wrist, tepat di proksimal metacarpal ibu jari, palpasi lebih mudah pada posisi ulnar deviasi.
-        Os Trapezium
Palpasi pada sisi palmar , trapzium terletak di bagian distal dan sedikit ke arah radial dari os pisiforme.
-        Os Capitatum
Terletak antara basis metacarpal 3 dan tuberculum dorsal dari os radius, palpasi lebih mudah pada posisi palmar fleksi.
-        Os lunatum
Terdapat di proksimal os capitatum, letaknya dibarisan proksimal carpal dan diproksimal berarticulatio dengan radius dan distal dengan capitatum  hanya dapat bisa dipalpasi di distal dari tuberculum dorsal radii. Palpasi lebih mudah pada posisi fleksi-ekstensi wrist.
-        Os Hamatum
Terletak di bagian
-        Os triquetrum
Terletak di bagian distal dari processus styideus ulna, palpasi lebih mudah di sisi dorsal tangan.
-        Basis, corpus dan caput metacarpal
Terletak bagian proksimal dari phalangx proximal  terdapat ruas seperti ruas jari tangan, bagian yang dekat dengan ossa carpal merupakan basis metacarpal, bagian distal dekat dengan ruas  jari tangan merupakan caput metacarpal, antara caput dan basis metacarpal terdapat corpusmetacarpal.
-        Basis, corpus dan caput phalangx
Palpasi pada ruas jari-jari tangan, pada bagian distal terdapat caput phalangis, bagian tengah terdapat corpus phalangis  dan bagian proksimal terdapat basis phalangis

Spidol Lebih Berbahaya Ketimbang Kapur Tulis


Nur Ashriawati Burhan | 21.18 |

Zaman sekarang sekolah-sekolah tampaknya lebih memilih untuk menggunakan spidol dan papan tulis putih (whiteboard) ketimbang kapur tulis yang berdebu. Tapi tahukah Anda bahwa kapur tulis lebih aman ketimbang spidol?

Kapur tulis sudah sangat jarang digunakan di sekolah-sekolah yang ada di perkotaan, meski masih banyak digunakan di sekolah yang ada di pedesaan karena harganya yang lebih murah. Kapur tulis sering dianggap kotor dan berdebu, juga dianggap dapat membahayakan kesehatan.

Namun pada dasarnya bahan dasar kapur tulis tidaklah beracun. Kapur tulis standar yang digunakan di kelas pada umumnya terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam, seperti dilansir Educationinsight, Jumat (18/2/2011).

Memang untuk beberapa orang yang menderita asma atau masalah pernapasan seperti batuk, debu dari kapur tulis bisa menjadi alergen atau pemicu kambuhnya penyakit, yang ditandai dengan gejala batuk, mengi, sesak dada dan sesak napas.

Hal ini karena partikel kapur tulis yang tergolong besar (sehingga masih terlihat beterbangan di ruangan) tersaring oleh filter pertama pada sistem pernapasan manusia, yaitu bulu hidung.

Partikel kapur tulis tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru namun tertahan oleh bulu hidung, sehingga untuk beberapa orang debu kapur tulis bisa menyebabkan reaksi bersin dan batuk.

Sedangkan spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia yang disebut xylene, yaitu bahan kimia yang menimbulkan aroma khas pada spidol dan juga banyak digunakan pada cat, thinner dan pernis.

Xylene adalah bahan kimia beracun yang ditemukan pada banyak barang-barang rumah tangga. Bahan kimia ini merupakan salah satu dari 30 bahan kimia yang diproduksi di Amerika Serikat.

Partikelnya yang kecil paling mungkin memasuki tubuh ketika dihirup. Menghirup racun dalam spidol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit.

Dari hasil studi yang dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry, efek jangka pendek dari xylene bisa mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek.

Sedangkan efek jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat.

Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan.

Untuk mengatasi bahaya tersebut, sebaiknya jangan gunakan spidol dengan jarak dekat atau dalam jangka waktu yang lama. Juga jangan dengan sengaja menghirup spidol dan batasi penggunaannya.

Ventilasi ruangan yang baik, segera mencuci tangan dan sering-sering bernapas dalam udara yang segar dapat mengurangi dampak dan bahaya dari debu kapur tulis dan juga partikel spidol.

Peninggalan Firaun di Museum Nasional Mesir Hilang Saat Chaos


Nur Ashriawati Burhan | 04.09 |

Demonstrasi besar-besaran di Mesir yang menimbulkan chaos berdampak juga pada Museum Nasional Mesir. Beberapa benda purbakala peninggalan Firaun, sebutan bagi raja-raja Mesir, hilang dijarah. Seperti dikutip dari situs blog Kepala Pengawasan Benda Purbakala Mesir Zahi Hawass

Nyalakan TV Saat Tidur Buat Ingatan Lebih Kuat


Nur Ashriawati Burhan | 03.44 |

Tidur dengan televisi atau radio menyala ternyata dapat membantu meningkatkan kemampuan mengingat Anda. Studi mengatakan bahwa bunyi-bunyian yang masuk ke dalam otak akan menguatkan memori ketika terbangun.

Dalam studi yang menghubungkan antara suara atau bunyi dengan ingatan, peneliti dari Northwestern University, Chicago menemukan bahwa suara yang masuk ke dalam tidur yang lelap akan menguatkan spatial memori atau ruang ingatan dalam otak.

Peneliti memberikan suatu tayangan pada suatu layar yang berisi 50 objek terhadap partisipan sebelum tertidur. Setelah partisipan tidur, peneliti memberikan beberapa jenis suara seperti suara kucing dan suara lainnya. Saat
suara itu diputar, partisipan tidak bisa mendengar karena berada dalam fase tidur lelap atau dalam.

Hasilnya, setelah partisipan terbangun, mereka bisa mengerjakan tes memori dengan sangat baik. Mereka bisa mengingat letak objek itu dalam layar dan menghafal lebih banyak objek daripada partisipan lain yang tidak diperdengarkan suara saat tidur.

"Studi ini membuktikan bahwa otak seseorang akan terus bekerja ketika tidur. Fase tidur lelap adalah fase yang sangat penting untuk mengingat sesuatu," ujar John Rudoy, seorang peneliti yang ikut dalam studi tersebut, seperti dilansir
Healthday.

"Ketika tidur, otak akan memproses apapun yang terjadi pada hari itu. Apa yang dia makan, siaran televisi yang dia tonton, orang-orang yang dia temui, semuanya muncul kembali ketika tidur," kata Ken Paller, profesor dan psikolog dari
Weinberg College of Arts and Sciences at Northwestern.

Tapi yang menentukan ingatan itu diaktifkan kembali atau tidak adalah kita sendiri. Kejadian yang paling berkesan dan terjadi beberapa jam sebelumnya adalah bagian yang paling mudah diputar kembali dalam tidur. Studi ini dipublikasikan dalam Journal Science dan dijadikan dasar untuk menjadi satu alternatif pengobatan bagi mereka yang punya masalah dalam ingatan.

"Kesimpulannya adalah memori akan diproses selama tidur. Meski kita masih belum mengerti sepenuhnya proses apa yang sebenarnya terjadi dalam otak yang membuat ingatan menguat saat ada bunyi-bunyian, namun yang pasti hal itu patut dicoba jika seseorang ingin memiliki ingatan kuat.

Mario Teguh


Nur Ashriawati Burhan | 00.18 |

Sebagian besar kebijakan hidup kita berasal dari penyesalan atas kesalahan,yg menjadikan kita hormat kepada Tuhan&tegas memilih kebaikan

 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.